Solusi Curhat Online Dengan Aplikasi “RILIV”

Solusi Curhat Online Dengan Aplikasi “RILIV”

Perkenalkan aplikasi RILIV”, salah satu aplikasi favorit saya yang tidak sengaja saya temukan saat googling mencari-cari psikolog di Jakarta ini. Aplikasi yang menggunakan tagline “Curhat Dengan Psikolog” tersebut membuat saya tertarik untuk men-download karena konsep nya yang semudah mengakses online shopping. Selanjutnya, saya akan share pengalaman saya selama menggunakan aplikasi ini. So, terus baca sampai selesai ya!

Riliv Review: What is Riliv?

Seperti halnya forum online dari “Female Daily” dan tanya gratis dengan dokter di “KlikDokter”, Riliv juga menerapkan konsep networking secara online yang mempertemukan antara psikolog profesional yang mereka sebut sebagai Expert Reliever dengan klien nya secara 1 on 1 melalui teks/ chat. Saya sendiri sebagai pengguna jasa psikolog sebetulnya sudah mengenal jasa konsultasi online seperti ini pada Tahun 2016 lalu melalui Skype Call dari sebuah website. Namun, karena tidak adanya engagement dari website tersebut, akhirnya saya berhenti untuk menggunakan nya. Hal inilah yang membedakan pada saat saya menggunakan Riliv.

Riliv menciptakan ekosistem yang tepat untuk memperbaiki image yang selama ini ada di masyarakat luas bahwa pergi ke psikolog itu bukan hanya untuk orang gila saja. Melalui akun Instagram @Riliv ini, mereka berhasil mengemas konten IG Feed dan story menjadi semenarik mungkin untuk berinteraksi dengan para pengguna nya. Inilah bagian yang paling saya sukai. Konten yang dibuat oleh Riliv sangat relevan buat saya karena mereka membuatnya menjadi hal-hal yang sebenarnya kita hadapi sehari-hari, sehingga mudah dicerna dengan baik.

Riliv Review: How to start using it?

Aplikasi Riliv ini bisa kamu download melalui Google Play Store. Sementara ini nampaknya baru hadir di Android ya. Mohon bersabar bagi pengguna Apple. 😀 Setelah kamu download, kamu bisa pilih salah satu dari 4 paket yang sudah disediakan, yaitu:

  1. Paket Perkenalan merupakan menu ‘Ala Carte’ yang terdiri hanya dari 1 sesi saja per 1 jam dengan harga Rp. 100,000 / sesi
  2. Paket Lega terdiri dari 4x sesi dengan harga Rp. 87,500/ sesi. Artinya kamu akan membayar sebesar Rp. 350,000 jika memilih Paket Lega ini
  3. Paket Nyaman terdiri dari 8x sesi dengan harga Rp. 80,000/ sesi, dimana total harga Paket Nyaman menjadi Rp. 640,000
  4. Paket Bahagia merupakan paket dengan jumlah sesi terbanyak dibandingkan 3 lainnya, yaitu sebanyak 12x sesi, dengan harga Rp. 77,000/ sesi atau total paket menjadi Rp. 924,000
Picture1
Paket Riliv. Sumber: http://riliv.co/

Bingung mau pilih paket yang mana? Saya sendiri menggunakan cara “mind mapping” sederhana untuk membuat estimasi kira-kira berapa banyak sesi yang akan saya habiskan untuk menyelesaikan isu yang sedang saya hadapi, yaitu dengan tahapan sebagai berikut:

Pertama, menetapkan isu & tujuan konseling. Siapkan isu apa yang akan kamu konsultasikan dengan psikolog dan apa yang ingin kamu capai setelah selesai konsultasi. Analogi nya sama ketika kamu mengunjungi dokter untuk berobat. Tentunya kamu sudah tahu kamu sakit apa dan tujuan nya adalah kamu ingin sembuh bukan?

Kedua, mengkategorikan tingkat kesulitan penyelesaian isu. Analogi nya juga sama jika kamu berobat ke dokter, kalau penyakit mu semakin ‘berat’, otomatis frekuensi kontrol kamu ke dokter juga akan semakin sering kan? Maka dari itu, saya sarankan untuk mulai dengan membuat level dari isu yang akan kamu hadapi, apakah itu ‘ringan’, ‘sedang’ atau ‘berat’. Saya sendiri mengkategorikan isu saya sebagai isu ‘ringan’ berdasarkan tingkat stres yang saya hadapi. Lagi-lagi, masing-masing orang akan berbeda-beda ya. Saya merasa sebenarnya saya pernah lebih stres dari isu ini, makanya menurut saya ‘ringan’ karena tidak mengganggu keseharian saya.

Ketiga, penentuan estimasi waktu penyelesaian masalah. Mohon diingat bahwa sesi di Riliv ini merupakan sesi ngobrol melalui chat, artinya akan lebih panjang dibandingkan dengan sesi tatap muka, karena adanya waktu mengetik yang harus kamu perhitungkan. Berdasarkan tingkat kesulitan yang saya klasifikasikan sebagai ‘ringan’ tersebut, saya membagi nya menjadi 3 sesi, yaitu:

  1. Sesi 1, perkenalan dengan expert reliever & identifikasi masalah
  2. Sesi 2, pemberian solusi dari expert reliever & diskusi
  3. Sesi 3, merangkum keseluruhan solusi & diskusi dari sesi 1 dan 2 sebelumnya

Saat itu saya memperkirakan akan menjadi 3 sesi untuk menyelesaikan isu yang saya hadapi dan menyiapkan 1 sesi cadangan, jika ternyata dibutuhkan perpanjangan sesi diskusi. Total menjadi 4 sesi yang saya rencanakan dan kebetulan pas sekali dengan Paket Lega yang disediakan oleh Riliv.

Picture2

Riliv Review: How Riliv can help your issue?

Selesai memilih paket yang sudah kamu pilih, Riliv kemudian akan menghubungkan kamu dengan salah satu expert reliever (ER). Saat itulah saya mulai mengenal Wisnu Endro atau saya sendiri menyebut beliau Mas Wisnu, dimana kesan pertama saya saat itu terhadap Mas Wisnu adalah beliau sangat profesional dan juga selalu tepat waktu.

Saya dan Mas Wisnu kemudian sepakat untuk menentukan jadwal konsultasi yaitu rutin setiap 2x dalam 1 minggu pada jam yang selalu sama. Memahami bahwa ini adalah chat, sehingga membutuhkan estimasi waktu mengetik dan saya selalu menyiapkan bahan pertanyaan maupun mapping permasalahan terlebih dahulu sebelum sesi dimulai.

Sesi 1 pun dimulai, Mas Wisnu mengawali dengan beberapa pertanyaan untuk bisa beliau identifikasi dan seperti yang diperkirakan, sesi 1 nampaknya fokus terhadap tahapan identifikasi masalah. Saya paling suka saat menjalankan sesi kedua dan ketiga, karena pada sesi ini saya dan ER lebih banyak berdiskusi, apalagi Mas Wisnu selalu memberikan materi diskusi dari pranala luar yang bisa dipelajari untuk didiskusikan pada pertemuan selanjutnya. Saya sangat menyukai referensi-referensi dari Mas Wisnu, karena sangat bermanfaat untuk lebih memahami isu-isu yang dihadapi.

Selain itu juga, saya menyukai ER saya dalam menyampaikan pendapatnya. Apa yang disampaikan beliau mampu membuat saya berpikir kembali mana yang sebetulnya wajar dan mana yang tidak tapi dengan bahasa yang mudah dicerna. Nggak heran setiap selesai sesi dengan Mas Wisnu saya selalu merasa lebih lega dan tenang. Thanks ya Mas Wisnu. 🙂

Riliv Review: What do you feel after using it?

Sampai saat ini, setelah selesai konsultasi dengan ER pada Bulan Oktober lalu, saya sekarang lebih memahami apa yang saya cari dalam menetapkan pilihan dengan baseline yang sudah saya rangkum dari saran-saran yang diberikan oleh Mas Wisnu selama 4 sesi tersebut. Sebetulnya saya ingin melanjutkan sesi ini ke tahap berikutnya, yaitu tatap muka, tapi sayang, ternyata lokasi ER dengan saya berada di beda kota. Mungkin someday bisa ketemu langsung dengan ER favorit saya ini. 🙂

Nah, gimana guys, ada yang penasaran mau coba Riliv juga? Share opini kamu ya di comment.

Picture3
My honest review

8 thoughts on “Solusi Curhat Online Dengan Aplikasi “RILIV”

  1. Wow… Terimakasih atas reviewnya Adhis. Riliv dan tim termasuk saya selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi klien-klien kami.

    Riliv dan testimoni kamu adalah bukti bahwa bantuan Psikologi bisa diberikan secara fleksibel namun tetap memberikan efek yang signifikan.

    Kami akan terus berusaha menjadi lebih baik sehingga kami bisa membantu lebih banyak orang.

    Sekali lagi terimakasih atas reviewnya, good luck selalu buat kamu Adhis.

    Liked by 1 person

    1. Thank you Mas Wisnu sudah baca tulisanku, seneng banget rasanya.

      Amiiin, aku selalu doakan semoga Riliv terus berkembang dan sukses selalu untuk para expert reliever nya. 🙂

      Like

Comments Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s